No Title
Aku tak mengerti bagaimana bisa fikiranku melalang buana terhadap sosokmu.
Dirimu yang belum pernah bertatap muka denganku, dan berbincang denganku.
Mungkinkah bisa kita dipersatukan dalam tali pernikahan?
Mungkinkah bisa kita menjalani kehidupan bersama setelah akad diucapkan?
Untuk bertatap muka pun kita belum pernah.
Untuk mengatakan huruf 'a' pun kita juga belum pernah.
Bisakah? Bisakah?
Dirimu nampak sempurna di mataku, nampak tak ada celah satupun untuk mengurangi rasa penantian ini.
Akhlaqmu, agamamu, pun juga rupamu. Begitu menarik perhatianku yang masih jauh dari kata sempurna bagimu nanti..
Aku bukanlah seorang penghafal Al-Qur'an seperti mu..
Ilmu agamaku masihlah sedikit dibanding dengan dirimu..
Akhlaq ku pun jauh dari kata sempurna sebagai seorang muslimah..
Bagaimana aku bisa pantas bagi dirimu yang jauh berbeda dariku?
Jauh dari semua itu, berulang kali ku dengar ramalan yang tak begitu kupercaya, namun kusukai..
Kelak, kita akan dipertemukan melalui sebuah perjodohan..
Allah menggerakkan perasaan anggota keluargaku tuk pertemukan kita.
Kau, adalah laki-laki yang InsyaAllah sholih yang Allah anugerahkan untukku..
Jika memang benar seeperti itu adanya, maka aku anggap bahwa semua itu adalah do'a dari mereka yang menginginkan ku tuk dianugerahi Allah kehidupan yang baik bersamamu, kelak..
Semoga, semua do'a yang baik itu terwujud dalam kehidupan pernikahan kita yang berkah, sakinah mawaddah dan warrahmah.. :')
Komentar
Posting Komentar