Sebaik-Baik Manusia.. :)

Ada masa di mana kita merasa begitu rindu dengan seseorang yang terasa begitu cepat pergi meninggalkan kita. Pergi dengan segala kenangannya dan juga pelajaran hidup yang ia tinggalkan.
Ada masa di mana kita harus mengerti, bahwa mengikhlaskan yang dicinta memang tak begitu mudah. 
Dan satu yang harus dimengerti, segalanya pasti pergi meninggalkan segudang rindu yang hanya tersampaikan melalui do'a. 
 Le, terimakasih atas pelajaran hidup yang kau berikan selama 12 hari di rumahsakit. 
Terimakasih atas segala perjuangan hidup yang kau mulai sejak awal kau hadir di dunia ini.
Terimmakasih karena telah mengajarkan bahwa rasa syukur itu ada bagi orang-orang yang mau berjuang dan mau manut sama Allah.
Sebaik-baik manusia, itu dirimu nak. 
Kau tuntaskan segala perjuanganmu dengan baik, sejak usia 0 bulan.
Apa kau mengeluh? Tidak.
Apa kau merasa bahwa Allah tidak adil padamu? Juga tidak.
Tapi kau ikhlas menerima sakitmu.
Kau tetap bersyukur meski dalam sakitmu.
Kau tetap berjuang di tengah kondisi kritismu.
Dan kau tetap ikhlas menunjukkan senyum terbaikmu bagi kita semua.
Terimakasih, nak. Terimakasih yang amat banyak atas segala perjuangan, atas segala senyum, dan atas segala pola tingkah lucu yang pernah kau tunjukkan pada Tantemu ini.
Salam rindu, untuk malaikat kecilku.
Uhibbuka fillah, nak.. Mohammad Ardian Khoirul Insan. :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Definisi Kamu dan Aku (Reupload) .

(lanjutannya nih) PJB

Gerbang 20'an